Biografi Band Koes Plus

Koes Plus adalah grup musik Indonesia legendaris yang dibentuk pada tahun 1969. Sebelum mereka mengenal Koes Plus, mereka disebut sebagai Koes bersaudara yang terdiri dari Tony Koeswoyo (Gitar Utama), Yon Koeswoyo (Vokal), Yok Koeswoyo (Vokal) , Gitar Bass) dan Nomo Koeswoyo (drum).

Koes Brothers sendiri mulai berpartisipasi karena tahun 1960-an dengan mengandalkan musik yang berorientasi pada band barat The Beatles. Namun sayangnya cinta mereka untuk The Beatles benar-benar memperkenalkan masalah dengan pemerintah federal.

Sejarah

Serombongan pasukan dari Komando Operasi Tertinggi (KOTI) menangkap Koes Brothers karena mereka biasanya menyanyikan musik The Beatles. Pemerintah federal menganggap bahwa lagu-lagu The Beatles mungkin berdampak buruk pada teknologi yang lebih muda saat ini. Musik barat diperhitungkan tidak sesuai dengan tradisi Jepang. Dalam waktu kurang dari tiga bulan, mereka terakhir diluncurkan oleh pemerintah federal, 29 September 1965, sebagai akibat dari mereka diberi tugas dari Sukarno untuk membantu gerakan Ganyang Malaysia. Yuk kunjungi chordeasy untuk mengetahui informasi musik.

Setelah itu, Koes Brothers meluncurkan beragam single seperti “Bus Fakultas”, “Terkandung dalam Bui”, “Danau Senyap” dan “Dara Manisku”. Namun sayangnya ke arah 12 bulan 1969, badai topan melanda Koes Brothers. Tonny mengantisipasi totalitas musik dalam Koes Brothers, sedangkan Nomo tetap dibagi menjadi pekerjaan yang berbeda. Karena imajinatif dan masa depan yang tidak setara, Nomo akhirnya pergi dan diadopsi oleh Yok.

Kepergian Nomo dan Yok membuat anggota yang tersisa merekrut Murry (drummer) dan Totok AR (bass). Sejak itu mereka menggunakan Koes Plus, yang berarti ditambah dua orang di luar rumah tangga Koeswoyo yang berkepanjangan.

Perjalanan Band

Perjalanan profesi Koes Plus tidak berjalan dengan mudah pada awalnya. Album mereka tidak ditawarkan di sana. Itu membuat Murry tidak kehilangan akal, ia akhirnya pergi ke Jember untuk mendistribusikan album Koes Plus tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Nama mereka mulai diidentifikasi kepada masyarakat umum ketika single andalan berjudul “Bat” tampil di RRI.

Sejak saat itu identitas Koes Plus mulai mendominasi musik Indonesia. Mereka tumbuh menjadi kiblat dan pelopor band-band Indonesia. Beberapa lagu terkenal seperti “Diana”, “Swimming Milk”, “Tul Jaenak” dan Ojo Nelongso “tumbuh menjadi hits di kelompok yang lebih luas. Karena pengakuan mereka, mereka dinobatkan sebagai salah satu band terbaik di Jambore 1972 Kesempatan band.

Koes Plus juga dapat dikenal sebagai band yang sangat produktif di planet musik Indonesia. Mereka bahkan mengeluarkan 22 album hanya dalam satu 12 bulan, khususnya 1974, diadopsi oleh 6 album pada tahun 1975 dan 10 album pada tahun 1976.

Keberhasilan ini tumbuh setelah Nomo tiba-tiba kembali dan mengubah Murry. Koes Plus kemudian menghadirkan musik andalan “Lagi”. Tidak lama kemudian, 12 bulan kemudian mereka kembali ke identitas “Koes Plus” dengan menjadi anggota Murry.

Namun sayangnya di tahun 90-an pengakuan mereka mulai memudar disusul oleh band-band baru. Tidak hanya pengakuan mereka menurun, pendapatan mereka juga menurun secara dramatis. Yon mengungkapkan bahwa royalti mereka hanya dibayarkan sesegera mungkin untuk album ini dan tidak ada bonus tambahan.

Bahkan pada usia diinjak sebelumnya, Koes Plus tetap harus dilakukan demi menciptakan hunian walaupun hanya dengan dua orang, Yon dan Murry. Meski begitu, mereka tetap bertahan menyanyikan lagu-lagu sebelumnya.

Mulai tahun 2014, Koes Plus harus kehilangan satu di setiap anggotanya. Murry meninggal pada usia 65 tahun akibat sakit, 1 Februari 2014. Fisik Murry dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta. Musisi, yang memiliki riwayat hipertensi dan hernia di masa lalu, telah mengeluh lebih cepat daripada kematiannya.

Meskipun demikian hidup, Murry dengan Yon dan Yok mengadakan pertunjukan nostalgia live untuk Koes Plus di Jakarta, 27 September 2013. Ini adalah tampilan terakhir Murry dengan Koes Plus.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *